<p style="margin-top:10px; margin-bottom:0; padding-bottom:0; text-align:center; line-height:0"><div style="text-align: center;"><a href="http://elektronika-elektronika.blogspot.com"><img src="http://www.danasoft.com/sig/elka2.jpg"/></a></div></p><p style="margin-top:5px; padding-top:0; font-size:x-small; text-align:center"></p>
Selasa, 10 Mei 2011
Istilah-istilah dalam handphone
Istilah-istilah dalam handphone
PA (Power amplifire) atau daya penguat pemancaran signal ( Transmite Strength ) yang terkait dengan pemancaraan sinyal saja (TX)Duplexer atau yg sering kita sebut antenna switch gabungan antara TX dan RX yang memungkinkan kita melakukan panggilan dua arah secara bersamaan.
Terjadinya proses pengolahan sinyal masuk dan keluar.
PA dan Duplexer adalah rangkaian yang sering menyebabkan handphone mati (shut down ) ketika kita akan melakukan panggilan.
HAGAR : termasuk rangkaian penerima atau RX dan sedikit pemancaran /TX
COBBA : termasuk rangkaian yang sebagian besar pemancaran TX terkait disini kuat pancar audio yang dihasilkan, sehingga sering menyebabkan handphone kurang keras suaranya. Termasuk self test dari main processor (CPU), sehingga seing terjadinya contak service jika terjadi kerusakan.
Real Time Clock : sesuai namanya dimana process real time (ketepatan frequensi berjalan) kerusakan pada part ini akan menyebabkan ketepatan pembicaraan atau suara menjadi kurang tepat (beat atau temponya lambat) ketepatan power on dan power down menjadi terganggu , sehingga menyebabkan HANDPHONE lama dihidupkan atau dimatikan.
CCONT : adalah komponen dimana supply arus diproduksi untuk dialirkan ke masing-masing komponen. Kerusakan pada part ini akan menyebabkan HANDPHONE mati total.
FLASH IC : adalah komponen dimana tempat program data dihasilkan untuk memerintah cpu melakukan tugasnya, khususnya disini perintah penerimaan dan pemancaran sinyal. Kerusakan pada Ic ini akan menyebabkan contact service karena self test gagal.
Perlengkapan Service Handphone
Perlengkapan Service Handphone
”Hari gini tidak punya handphone ?”, itu adalah celoteh salah satu iklan yang masih saya ingat. Dalam era yang maju yang sudah berkembang pesat seperti sekarang ini, komunikasi sudah menjadi kebutuhan pokok bagi setiap orang, maka dari itu perangkat memiliki telepon genggam atau handphone sudah menjadi hal yang biasa, sehingga bisa dianggap sekarang ini hampir semua orang mempunyai handphone sebagai akses komunikasi. Dari jaman bahula, pertama keluarnya handphone sampai jaman atom nanti, fitur-fitur handphone akan terus bertambah dan berkembang.
Nah yang sekarang ini sudah ada smartphone (handphone pintar) yang biasa kita sebut dengan PDA, atau ada juga dari vendor nokia yang mengusung tipe Nokia N-series dengan slogan “computer becomes”.
Ditilik dari hal itu, dari semua peralatan elektronik, pasti ada suatu kesalahan atau kerusakan pada suatu saat oleh karena banyak faktor, oleh karena itu piranti elektronik memerlukan pemakaian sesuai dengan manual user dan apabila terjadi kerusakan, diperlukan perbaikan yang benar.
Oleh karena itu banyak sekali pelatihan-pelatihan secara cepat dalam beberapa minggu atau dalam beberapa hari yang mendidik untuk menjadi teknisi handphone. Biasanya dalam pelatihan-pelatihan tersebut juga menawarkan untuk perlengkapan sebagai teknisi handphone, karena tidaklah tidak mungkin kalau ilmu yang kita dapat setelah mendapat pelatihan handphone hanya kita simpan saja tanpa kita praktekan, apalagi lebih bagus kalau jasa pelatihan teknisi hadphone tersebut mengikutkan program magang atau konsultasi bagi alumni pelatihannya. Karena tujuan dari pelatihan sebagai teknisi handphone, supaya mereka yang mengikutinya bisa mempraktekan ilmu yang telah mereka dapat dan lebih bagus lagi kalau bisa membuka wiraswasta teknisi handphone, saya rasa peluangnya masih cukup besar dan menguntungkan asalkan kita dengan tekun dan jujur dalam membuka jasa teknisi handphone tersebut.
Tidak lepas dari itu saya juga masih belajar dalam memperbaiki handphone, sehingga blog ini juga tercipta dari hal-hal yang saya dapatkan saat mempelajari tentang perbaikan handphone. Oleh karena itu saya sangat mendukung adanya pelatihan ataupun sekolah sebagai teknisi handphone.
Ok, langsung saja, sebenarnya apa saja sih perlengkapan yang dibutuhkan untuk bisa menjadi teknisi handphone. Mungkin artikel ini bisa membantu anda.
Power Supply
Sebagai sumber daya saat bagian handphone diperbaiki, secara logika power supply dijadikan pengganti battery handphone anda.
Fitur yang sebaiknya ada:
· Voltage dapat dilihat dengan mudah melalui design Dual Digital Display.
· Dengan system Multi-Functional Telecom Power Supply.
· Dengan Highly Sensitive Electronic Protection untuk melindungi PCB dari kerusakan yang fatal.
· Dengan Continuous Adjustablility agar lebih voltage output lebih stabil.
Digital Multimeter
Sebagai alat ukur.
Sebaiknya anda menggunakan multimeter yang tampilannya sudah digital karena pengukuran komponen dan test pada suatu test poin sudah menunjukkan presisi angka yang mendetail.
BGA Multifunctional Repair Platform
Sebagai pencetak komponen-komponen IC,SMD,BGA secara lebih akurat. Penyolderan pada cetakan menggunakan pasta timah.
Fitur yang sebaiknya ada:
· Untuk solder dan pengetesan platform SMD, PCB
· Design dengan Anti Listrik Statik
· Design untuk Ground connection
· Modul posisi BGA secara magnetik
· Model referensi chip yang bervariasi
Welding Remover
Untuk mencopot atau menyolder IC dengan aliran udara panas dari heater yang dikeluarkan oleh blower.
Fitur yang sebaiknya ada:
· Bahan atau elemen material yang mendukung sehingga lebih awet.
· Air flow dan temperatur yang cocok proses soldering dan unsoldering SMD seperti : SOIC, CHIP, QFP, PLCC, IC, BGA, dll.
· Menggunakan design Anti-Static
· Air Flow Rate : 0,3 - 24 L/min
· Heat Element : 50 Watt Metal Heater
· Hot Air Temperature Range : 100°C - 480°C
High Precision Thermostat Soldering Station
Fungsi hampir sama dengan welding remover. Untuk mencopot atau menyolder IC dengan aliran udara panas dari heater yang dikeluarkan oleh blower.
Fitur yang sebaiknya ada:
· Dengan bahan elemen material "Anti-Hot Technology" & "Low Power" sehingga alat ini menjadi lebih tahan lama.
· Dengan cahaya lampu khusus yang tidak melelahkan mata Anda.
· Dengan "Variable and Adjustable Heat Control" yang berfungsi untuk mengontrol temperatur yang dapat di lock, agar panas selalu stabil.
· Heating Element : Ceramic Heater
· Temperature Range : 200 ~ 480 °C
· Temperature Stability : ± 1 °C (no load)
· Tip to Ground Resistance : di bawah 2Ω
· Tip to Ground Potential : di bawah 2mV
Intelligent Frequency Counter
Untuk mengontrol Frequency Counter termasuk Measure Frequency, Measure Period, Check Crystal, Calculation Function yang khusus didesign untuk perbaikan ponsel.
Fitur yang sebaiknya ada:
· Tampilan secara digital atau LCD
· Akurasi penghitungan yang bagus
· Dengan Microcomputer Control yang menggunakan Light Touch Keyboard dan Key Sound Function
· Termasuk Special Test Probe. Dapat menunjukkan Frequency Voltage Peak Value dan Power Value
Ultrasonic Cleaning Machine Sel
Fungsi untuk membersihkan PCB pada handphone lebih cepat dan aman. Cara ini lebih efektif daripada menggunakkan sikat pembersih, merendam dalam cairan pembersih, ataupun melalui penguapan. Dan hal tersebut cukup ampuh untuk membersihkan sampah kotor, ataupun cairan flux, menembus rangkaian pada circuit board dan SMD. Gelombang ultrasonic bergerak dengan solusi pembersihan, melakukan efek cavitasi (cavitation), dengan formasi cepat yang menghasilkan gelembung mikroskopik.
Fitur yang sebaiknya ada:
· Dengan LED digital display status.
· Dengan design somatology.
· Dengan Frekuensi Tinggi untuk pencucian lebih maximal.
Electronic Desktop Lamps dengan Amplifying Lens
Sebagai alat penerangan saat melakukan perbaikan atau test komponen yang biasanya dilengkapi dengan kaca pembesar/lup.
Fitur yang sebaiknya ada:
· Dengan Ring-Formed Electronic Power-Saving Shadowless Bulb, yang berfungsi menghilangkan pantulan lampu ke mata saat Anda bekerja
· Dengan Omni-Directions yang dapat diputar 360° sehingga memudahkan kita bekerja.
Full Skematik + Panduan Cara Repair/Service untuk Berbagai Tipe Handphone
Meliputi wiring diagram, tata letak komponen, panduan service, test poin index, dll.
Buku ini biasanya berukuran A5 dengan gambar dan tipe handphone, ada juga yang berbentuk CD.
Sebaiknya Anda mencari tipe-tipe handphone yang sedang trend atau yang kemungkinan lebih banyak dicari orang handphone secondnya.
Sparepart Handphone
Dalam perbaikan handphone kita juga memerlukan sparepart baik itu layar LCD, speaker, kabel, dll. Anda bisa mendapatkannya bebas di pasaran. Biasanya kalau Anda membeli dalam partai besar maka harga beli akan lebih murah ketimbang secara eceran.
Komputer dan media akses
Sebagai penyimpan data dan proses perbaikan software pada handphone yang rusak. Karena dalam perbaikan handphone, selain bagian hardware adapula bagian software yang rusak karena corrupt atau hang. Untuk itu diperlukan scanning,flasher,dll. Media untuk proses perbaikan software bisa menggunakan Grifin, Tornado, …..
Atau yang lain dengan kabel data, bluetooth atau infrared sebagai media akses.
Tipe dan Rangkaian Kontrol Motor Stepper (Bagian I)
Tipe dan Rangkaian Kontrol Motor Stepper (Bagian I)
Stepper motor bukanlah barang baru di dalam dunia komputer. Bahkan hampir sebagian besar disk drive atau CDROM menggunakan stepper motor untuk memutar disk. Penggunaannya juga cukup sederhana dan mudah digunakan untuk aplikasi-aplikasi tertentu yang tidak terlalu membutuhkan torsi yang besar.
Motor stepper banyak digunakan untuk aplikasi-aplikasi yang biasanya cukup menggunakan torsi yang kecil, seperti untuk penggerak piringan disket atau piringan CD. Dalam hal kecepatan, kecepatan motor stepper cukup cepat jika dibandingkan dengan motor DC. Motor stepper merupakan motor DC yang tidak memiliki komutator. Pada umumnya motor stepper hanya mempunyai kumparan pada statornya sedangkan pada bagian rotornya merupakan permanen magnet. Dengan model motor seperti ini maka motor stepper dapat diatur posisinya pada posisi tertentu dan/atau berputar ke arah yang diinginkan, csearah jarum jam atau sebaliknya.
Kecepatan motor stepper pada dasarnya ditentukan oleh kecepatan pemberian data pada komutatornya. Semakin cepat data yang diberikan maka motor stepper akan semakin cepat pula berputarnya. Pada kebanyakan motor stepper kecepatannya dapat diatur dalam daerah frekuensi audio dan akan menghasilkan putaran yang cukup cepat.
Tipe Motor Stepper
Motor stepper dibedakan menjadi dua macam berdasarkan magnet yang digunakan, yaitu tipe permanen magnet dan variabel reluktansi. Pada umumnya motor stepper saat ini yang digunakan adalah motor stepper yang mempunyai variabel relukatansi. Cara yang paling mudah untuk membedakan antara tip motor stepper di atas adalah dengan cara memutar rotor dengan tangan ketika tidak dihubungkan ke suplai.
Pada motor stepper yang mempunyai permanen magnet maka ketika diputar dengan tangan akan terasa lebih tersendat karena adanya gaya yang ditimbulkan oleh permanen magnet. Tetapi ketika menggunakan motor dengan variabel reluktansi maka ketika diputar akan lebih halus karena sisa reluktansinya cukup kecil.
Variabel Reluktansi Motor
Pada motor stepper yang mempunyai variabel reluktansi maka terdapat 3 buah lilitan yang pada ujungnya dijadikan satu pada sebuah pin common. Untuk dapat menggerakkan motor ini maka aktivasi tiap-tiap lilitan harus sesuai urutannya.
Gambar 1 merupakan gambar struktur dari motor dengan variabel reluktansi dimana tiap stepnya adalah 30°. Mempunyai 4 buah kutub pada rotor dan 6 buah kutub pada statornya yang terletak saling berseberangan.
Gambar 1
Variabel Reluktance Motor
Jika lilitan 1 dilewati oleh arus, lilitan 2 mati dan lilitan 3 juga mati maka kumparan 1 akan menghasilkan gaya tolakan kepada rotor dan rotor akan berputar sejauh 30° searah jarum jam sehingga kutub rotor dengan label Y sejajar dengan kutub dengan label 2.
Jika kondisi seperti ini berulang terus menerus secara berurutan, lilitan 2 dilewati arus kemudian lilitan 3 maka motor akan berputar secara terus menerus. Maka agar dapat berputar sebanyak 21 step maka perlu diberikan data dengan urutan seperti pada gambar 2.
‘1’ pada gambar 2 diartikan bahwa lilitan yang bersangkutan dilewati arus sehingga menghasilkan gaya tolak untuk rotor. Sedangkan ‘0’ diartikan lilitan dalam kondisi off, tidak mendapatkan arus.
Unipolar Motor Stepper
Motor stepper dengan tipe unipolar adalah motor stepper yang mempunyai 2 buah lilitan yang masing-masing lilitan ditengah-tengahnya diberikan sebuah tap seperti tampak pada gambar 3.
Gambar 3
Unipolar Stepper Motor
Motor ini mempunyai step tiap 30° dan mempunyai dua buah liliatan yang didistribusikan berseberangan 180° di antara kutub pada stator. Sedangkan pada rotonya menggunakan magnet permanen yang berbentuk silinder dengan mempunyai 6 buah kutub, 3 kutub selatan dan 3 buah kutub utara. Sehingga dengan konstrusi seperti ini maka jika dibutuhkan ke presisian dari motor stepper yang lebih tinggi dibutuhkan pula kutub-kutub pada stator dan rotor yang semakin banyak pula. Pada gambar 3, motor tersebut akan bergerak setiap step sebesar 30° dengan 4 bit urutan data (terdapat dua buah lilitan dengan tap, total lilitan menjadi 4 lilitan).
Ketelitian dari magnet permanen di rotor dapat sampai 1.8° untuk tiap stepnya. Ketika arus mengalir melalui tap tengah pada lilitan pertama akan menyebabkan kutub pada stator bagian atas menjadi kutub utara sedangkan kutub stator pada bagian bawah menjadi kutub selatan. Kondisi akan menyebabkan rotor mendapat gaya tarik menuju kutub-kutub ini. Dan ketika arus yang melalui lilitan 1 dihentikan dan lilitan 2 diberi arus maka rotor akan mengerak lagi menuju kutub-kutub ini. Sampai di sini rotor sudah berputar sampai 30° atau 1 step.
Urutan Data Untuk Motor Stepper dengan Tipe Unipolar (torsi normal)
Urutan Data Motor Stepper Tipe Unipolar (torsi besar)
Untuk meningkatkan torsi yang tidak terlalu besar maka dapat digunakan urutan pemberian data seperti pada gambar 5. Dimana terdapat dua buah lilitan yang di beri arus pada suatu waktu. Dengan pemberian urutan data seperti ini akan menghasilkan torsi yang lebih besar dan tentunya membutuhkan daya yang lebih besar.
Dengan urutan data baik pada gambar 4 atau gambar 5 akan menyebabkan motor berputar sebanyak 24 step atau 4 putaran.
Bipolar Motor Stepper
Motor dengan tipe bipolar ini mempunyai konstruksi yang hampir sama dengan motor stepper tipe unipolar namun tidak terdapat tap pada lilitannya, seperti tampak pada gambar 6.
Gambar 6
Bipolar Motor Stepper
Penggunaan motor dengan tipe bipolar ini membutuhkan rangkaian yang sedikit lebih rumit untuk mengatur agar motor ini dapat berputar dalam dua arah. Biasanya untuk menggerakkan motor stepper jenis ini membutuhkan sebuah driver motor yang sering dikenal sebagai H Bridge. Rangkaian ini akan menontrol tiap-tiap lilitan secara independen termasuk dengan polaritasnya untuk tiap-tiap lilitan.
Untuk mengontrol agar motor ini dapat berputar satu step maka perlu diberikan arus untuk tiap-tiap lilitan dengan polaritas tertentu pula. Urutan datanya dapat dilihat pada gambar 7.
Gambar 7
Urutan Data Motor Stepper tipe Bipolar
Minggu, 01 Mei 2011
vidio briptu norman
<object width="445" height="364"><param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/OZTMz27uUEY&hl=en&fs=1&border=1"></param><param name="allowFullScreen" value="true"></param><param name="allowscriptaccess" value="always"></param><embed src="http://www.youtube.com/v/OZTMz27uUEY&hl=en&fs=1&border=1" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="445" height="364"></embed></object><br><a target="_blank" href="http://vidrec.com/?v=OZTMz27uUEY" >Download video clip Briptu Norman Chaiya Chaiya</a>
Selasa, 26 April 2011
Selasa, 12 April 2011
DASAR JARINGAN KOMPUTER DAN TCP/IP
DASAR JARINGAN KOMPUTER DAN TCP/IP
A. Pengertian Jaringan komputer :
Jaringan komputer adalah sebuah kumpulan komputer, printer dan peralatan lainnya yang terhubung. Informasi dan data bergerak melalui kabel-kabel sehingga memungkinkan pengguna jaringan komputer dapat saling bertukar dokumen dan data, mencetak pada printer yang sama dan bersama sama menggunakan hardware/software yang terhubung dengan jaringan. Tiap komputer, printer atau periferal yang terhubung dengan jaringan disebut node. Sebuah jaringan komputer dapat memiliki dua, puluhan, ribuan atau bahkan jutaan node. Sebuah jaringan biasanya terdiri dari 2 atau lebih komputer yang saling berhubungan diantara satu dengan yang lain, dan saling berbagi sumber daya misalnya CDROM, Printer, pertukaran file, atau memungkinkan untuk saling berkomunikasi secara elektronik. Komputer yang terhubung tersebut, dimungkinkan berhubungan dengan media kabel, saluran telepon, gelombang radio, satelit, atau sinar infra merah.
B. Jenis-Jenis jaringan berdasarkan jangkauan :
Ada 3 macam jenis Jaringan/Network yaitu :
a. Local Area Network (LAN) /Jaringan Area Lokal.
Sebuah LAN, adalah jaringan yang dibatasi oleh area yang relative kecil, umumnya dibatasi oleh area lingkungan seperti sebuah perkantoran di sebuah gedung, atau sebuah sekolah, dan biasanya tidak jauh dari sekitar 1 km persegi.
Beberapa model konfigurasi LAN, satu komputer biasanya di jadikan sebuah file server. Yang mana digunakan untuk menyimpan perangkat lunak (software) yang mengatur aktifitas jaringan, ataupun sebagai perangkat lunak yang dapat digunakan oleh komputer-komputer yang terhubung ke dalam network. Komputer-komputer yang terhubung ke dalam jaringan (network) itu biasanya disebut dengan workstation. Biasanya kemampuan workstation lebih di bawah dari file server dan mempunyai aplikasi lain di dalam harddisknya selain aplikasi untuk jaringan. Kebanyakan LAN menggunakan media kabel untuk menghubungkan antara satu komputer dengan komputer lainnya.
b. Metropolitan Area Network (MAN) / Jaringan area Metropolitan
Sebuah MAN, biasanya meliputi area yang lebih besar dari LAN, misalnya antar wilayah dalam satu propinsi. Dalam hal ini jaringan menghubungkan beberapa buah jaringan-jaringan kecil ke dalam lingkungan area yang lebih besar, sebagai contoh yaitu : jaringan Bank dimana beberapa kantor cabang sebuah Bank di dalam sebuah kota besar dihubungkan antara satu dengan lainnya. Misalnya Bank BNI yang ada di seluruh wilayah Ujung Pandang atau Surabaya.
c. Wide Area Network (WAN) / Jaringan area Skala Besar
Wide Area Networks (WAN) adalah jaringan yang lingkupnya biasanya sudah menggunakan sarana Satelit ataupun kabel bawah laut sebagai contoh keseluruhan jaringan BANK BNI yang ada di Indonesia ataupun yang ada di Negara-negara lain. Menggunakan sarana WAN, Sebuah Bank yang ada di Bandung bisa menghubungi kantor cabangnya yang ada di Hongkong, hanya dalam beberapa menit. Biasanya WAN agak rumit dan sangat kompleks, menggunakan banyak sarana untuk menghubungkan antara LAN dan WAN ke dalam Komunikasi Global seperti Internet. Tapi bagaimanapun juga antara LAN, MAN dan WAN tidak banyak berbeda dalam beberapa hal, hanya lingkup areanya saja yang berbeda
satu diantara yang lainnya.
C. Topologi/Bentuk Fisik Jaringan :
Topologi suatu jaringan didasarkan pada cara penghubung sejumlah node atau sentral dalam membentuk suatu sistem jaringan. Topologi jaringan yang umum dipakai adalah : Mess, Bintang (Star), Bus, Tree, dan Cincin (Ring).
a. Topologi Jaringan Mesh
Topologi jaringan ini menerapkan hubungan antar sentral secara penuh. Jumlah saluran harus disediakan untuk membentuk jaringan Mesh adalah jumlah sentral dikurangi 1 (n-1, n = jumlah sentral). Tingkat kerumitan jaringan sebanding dengan meningkatnya jumlah sentral yang terpasang. Dengan demikian disamping kurang ekonomis juga relatif mahal dalam pengoperasiannya.
b. Topologi Jaringan Bintang (Star)
Dalam topologi jaringan bintang, salah satu sentral dibuat sebagai sentral pusat. Bila dibandingkan dengan sistem mesh, sistem ini mempunyai tingkat kerumitan jaringan yang lebih sederhana sehingga sistem menjadi lebih ekonomis, tetapi beban yang dipikul sentral pusat cukup berat. Dengan demikian kemungkinan tingkat kerusakan atau gangguan dari sentral ini lebih besar.
c. Topologi Jaringan Bus
Pada topologi ini semua sentral dihubungkan secara langsung pada medium transmisi dengan konfigurasi yang disebut Bus. Transmisi sinyal dari suatu sentral tidak dialirkan secara bersamaan dalam dua arah. Hal ini berbeda sekali dengan yang terjadi pada topologi jaringan mesh atau bintang, yang pada kedua sistem tersebut dapat dilakukan komunikasi atau interkoneksi antar sentral secara bersamaan. topologi jaringan bus tidak umum digunakan untuk interkoneksi antar sentral, tetapi biasanya digunakan pada sistem jaringan komputer.
d. Topologi Jaringan Pohon (Tree)
Topologi jaringan ini disebut juga sebagai topologi jaringan bertingkat. Topologi ini biasanya digunakan untuk interkoneksi antar sentral dengan hirarki yang berbeda. Untuk hirarki yang lebih rendah digambarkan pada lokasi yang rendah dan semakin keatas mempunyai hirarki semakin tinggi. Topologi jaringan jenis ini cocok digunakan pada sistem jaringan komputer .
e. Topologi Jaringan Cincin (Ring)
Untuk membentuk jaringan cincin, setiap sentral harus dihubungkan seri satu dengan yang lain dan hubungan ini akan membentuk loop tertutup. Dalam sistem ini setiap sentral harus dirancang agar dapat berinteraksi dengan sentral yang berdekatan maupun berjauhan. Dengan demikian kemampuan melakukan switching ke berbagai arah sentral. Keuntungan dari topologi jaringan ini antara lain : tingkat kerumitan jaringan rendah (sederhana), juga bila ada gangguan atau kerusakan pada suatu sentral maka aliran trafik dapat dilewatkan pada arah lain dalam sistem. Yang paling banyak digunakan dalam jaringan komputer adalah jaringanbertipe bus dan pohon (tree), hal ini karena alasan kerumitan, kemudahan instalasi dan pemeliharaan serta harga yang harus dibayar. Tapi hanya jaringan bertipe pohon (tree) saja yang diakui kehandalannya karena putusnya salah satu kabel pada client, tidak akan mempengaruhi hubungan client yang lain.
Langganan:
Komentar (Atom)



